Parenting

One Day, One Ayat

Beberapa bulan lalu, Ical, anak pertama saya, mendapat kepercayaan dari sekolah untuk mewakili lomba Hapalan beberapa surat Juz Amma

Beberapa waktu lalu juga, saya juga sempat singgah di akun sosmed atau artikel (agak lupa saya), tapi yang saya ingat benar adalah, perempuan usia kisaran 40 tahunan yang  meninggal dunia, dan beliau ini hapal Juz Amma serta beberapa surat lainnya

Lalu, saya berkaca ke diri saya, saya uda hapal apa saja? Dari 114 surat dalam Al-Quran, berapa yang uda saya hapal? Hanya belasan, menyentuh 15 pun belum, masih banyak yang belepotan. Artinya Juz Amma pun, saya belum hapal seluruhnya. Bahkan setelah saya coba cek sendiri dengan memperhatikan tanda baca dan hurufnya, masih banyak banget yang salah

Astagfirullahaladzim, kemana aja saya selama ini? 40 tahun usia saya dalam beberapa tahun ke depan, dan Juz Amma pun belum hapal, padahal dari lahir ceprot sudah Islam. Astaghfirullah!Seiring dengan saya menemani Ical untuk memperlancar hapalannya, saya juga belajar. Bahkan bisa dibilang, Ical punya hapalan lebih  banyak dari saya. Di satu sisi, saya sangat bersyukur, karena orang tua manapun, pasti pengen anaknya lebih baik dari orang tuanya. Tapi disisi lain, saya juga malu sama diri sendiri, atau lebih tepatnya, malu sama Allah

Meski bolak-bolak buka sosmed ataupun artikel, dan sering menemukan istilah One Day, One Ayat ataupun One Day One Juz, tapi hati ini bener-bener belum tergerak sama sekali

Alhamdulillah, Allah memberikan teguran saya melalui lomba hapalan yang Insya Allah akan Ical hadapi di tahun ajaran baru nanti

Setelah Maghrib, sekarang saya dan anak-anak punya jadwal hapalan surat sesuai dengan porsi masing-masing, selain ngaji Quran seperti biasa. Setelah rutin dilakukan, jadi semacam ketagihan. Ketagihan untuk memenuhi target hapalan dari hari ke hari

Berikut Tips Sederhana untuk memperlancar praktek hapalan surat yang saya jalani bersama kedua anak saya:

  1. One Day, One Ayat. Khususnya untuk surat baru yang belum kita hapal 100%. Tapi jika itu adalah untuk mengulang (mungkin dulu pernah hapal, tapi lupa), ini bisa dengan beberapa ayat sekaligus
  2. Gunakan surat yang sudah kita hapalkan dalam tiap sholat. Karena jika surat yang sudah kita hapal lalu jarang kita pakai dalam sholat, maka otomatis akan lupa lagi
  3. Pasang target. Misal seminggu hapal 1 surat pendek. Jika perlu buat semacam buku catatan, tentang perkembangan sudah sejauh mana
  4. Latih hapalan saat bangun tidur dan menjelang tidur, ini sangat efektif karena lebih menguatkan hapalan melalui bawah sadar kita. Dimana otak bawah sadar kita amat sangat kuat, terutama membantu proses mengingat
  5. Lakukan bersama-sama. Jika memungkinkan lakukan bersama-sama dengan anggota keluarga di rumah, atau teman satu pengajian, supaya proses menghapalkan lebih menyenangkan, dan bisa saling cek mana yang sudah tepat ataupun belum

Target terdekat saya pribadi adalah *lolos* hapalan seluruh surat dalam Juz Amma, dan juga memperdalam arti demi arti tiap ayatnya

Mengenai One Day, One Ayat, jujur saya sendiri kurang begitu tau, siapa pelopornya, siapa yang pertama kali mencetuskan, hingga menjadi viral. Siapapun itu, semoga Allah memberikan kesehatan & kelapangan rejeki untuk orang tersebut. Amin 🙂

pic source: google

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *